Kamis, 23 Desember 2010

sesuatu yang berharga dalam kehidupan.....kesehatan dari jaman kejaman...

setiap kehidupan ada yang dianggap paling berharaga..bagi yang sakit sakitan..maka kesehatan adalah sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya...alasannya...hidup dengan banyak uang, kelimpahan rejeki tetapi gak punya kekebalan tubuh..maka cepet jatuh sakit, lemah dan gak bisa menikmati hidup itu sendiri.....

saya ingin bercerita kesehatan dari jaman kejaman . sebelum dunia kedokteran secanggih sekarang ini..dulu komponen kesehatan...pendidikan dokter/ shinse, ramuan herbal/ obat obatan, dan  rumah sakit atau klinik jadi satu..ditempat pengobatnya/ dokter atau shinse nya..jadi seorang dokter jaman dahulu menguasahi tiga keahlian..ilmu kedokteran itu sendiri meliputi faktor penyebab sakit atau penyakit, kemudian cara mengatasinya atau obatnya, jadi ahli pengobatan sekaligus bikin obatnya..tidak seperti sekarang ini..dokter tinggal memakai anjuran dari detailer...atau penjual obatnya...dokter hanya mengamati, mengevaluasi, mendiagnosa dan menentukan teraphinya..apakah dibedah, dijarum dengan akupuntur atau suntik doketr atau di moksa atau minum ramuan atau obat. jadi obat yang menyediakan pharmacist..bukan dokternya sendiri.

sehat adalah kondisi seimbang antara mind, body and soul....menurut who...orang yang sehat tidak hanya terbebas dari cacat atau kelemahan..tetapi juga sehat jasmani, rohani, tetapi juga sehat secara sosial...orang yang gak bisa sosialisai dengan masyarakat, orang yang egois, orang yang mau menang sendiri tanpa tepa sliro , orang yang merasa bener sendiri yang lain sesat...secara kejiwaan kurang sehat, bisa jadi gila apalagy di negara kita tercinta sekarang ini..orang serba egois, maunya menag sendiri , hebat sendiri, ngamuk orang gak boleh punya keyakinan dan pandangan berbeda..termasuk orang yang secara ruhani atau spirit udah terganggu..apalaguy sampai merugikan masyarakat lain yang berbeda keyakinan..gak bbisa toleransi..itu udah sakit dan ini melamnda sebagian remaja yang katanya umat beragama yang mayoritas..menyedihkan sekali. mereka yang menganggap dirinya sehat pakai akal sehat..seharusnya dalam bertindakrasional ternyata malah sebaliknya.... irrasional..dogmatis..masak agama mengajarkan penindasan..gak ada kan?

dulu pada awal awal kelahiran nabi isa..masih jaman nya galen..penerus tradisi hipokrates...konsep kesehatan serba rasionoil....tetapi menjelang abad ke 5 mulai amburadil..mereka mencampur adukkan penyebab sakit dari unsur dosa, setan, sihir, magig dll...baru awal wal setelah islam ..ibnu sina meneruskan tradisi hipocrates dan galen...sedangkan dicina 3000 sebelum masehi..walaupun hanya tradisi..shinshe shinse udah menggunakan methode akal sehat..ilmiah...mereka yang terganggu jiwanya tidak langsung dihubungkan dengan agama , atau pengobatan doa..tetapi dicari penyebabnya..diamati matanya, gerak geriknya, penyakitnya dari dalam diri atau dari luar, baru menyimpulkan lalu tindakannya. sama dengan yang dilalukan para dokter...sebab dokter sendiri..dalam bahasa yuinani artinya guru yang utama..atau bahasa cina shinse..dalam bahasa sunda dan jawa ki..ki hajar dewantoro...dalam bahasa arab..mungkin syech....
kalau sigmund freud mencari penyenbab gangguan jiwa dari aspek kejiwaan..artinya dari perilaku yang muncul..ide idenya...maka kalau mencari simbiol simbol kepribadian , karakter krakter kepribadian..jawa dan india jagonya..bagaiaman menggambarkan tokoh panutan yang bijaksana..seperti kresna, yang tampan dan penuh tanggung jawab serta ksatriya..arjuna...di kepribadian freud hanya masalah introvert dan ektrovert...

semua aspek kejiwaan,keharmonisan sosial..ini juga menunjang kesehatan..sayang keharmonisan negara, toleransi di acak acak oleh segelintir / sekelompok orang dengan dalim pembelaan agama..yang mereka anggep sesuai dan benar seperti yang diajarkan nabinya..dinilai kalangan lain penyebab disharmoni.tapi dibiarkan oleh pemerintah..bisa dinilai polisilah pendukung kekacauan atau kemundururan kesehatan sosial bangsa indonesia...maka lebih senang dikatakan gila..tetapi mencerahkan banyak orang dibandinkan yang merasa sehat , hebat..tetapi merugikan banyak orang....jadi selam lingkungan sosial masih kacau sekarang ini otomatis usaha untuk menyehatkan bangsa secara total masih jauh dari harapan..alias omong kosong...beban berat menunggumu pak POLISI..tanggung jawabnya ada dipundakmu.bebaskan indonesia dari model premamn berjubah seperti sekarang ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar